Audiens Dengan Komisi V DPRD NTT, Forum HK2 Kota Kupang Tolak P3K dan Minta Diangkat Jadi PNS

Rabu , 17 Oktober 2018 | 20:03 | view: 1836
Audiens Dengan Komisi V DPRD NTT, Forum HK2 Kota Kupang Tolak P3K dan Minta Diangkat Jadi PNS
Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmi Sianto didampingi Sekretaris Dinas Dikbud NTT, Alo Min saat beraudiens dengan FHK2 Kota Kupang

SEVENSPORTAINMENT - Forum Honorer K2 Kota Kupang secara tegas menolak Keputusan pemerintah terkait pengangkatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kontrak (P3K) serta mendesak pemerintah mengangkat pegawai honorer yang telah berusia 36 tahun ke atas.

Penegasan ini disampaikan Ketua Forum Honorer K2 Kota Kupang, Saka Nenosaban saat beraudiens dengan Komisi V DPRD NTT, Rabu (17/10/2018). Pihaknya meminta pemerintah segera mensahkan UU Revisi ASN Pasal 131A tentang pengangkatan tenaga honorer, PTT, Pegawai Tetap non-PNS dan tenaga kontrak menjadi PNS secara langsung tanpa tes dengan memperhatikan batasan usia.

"Kami secara tegas tolak P3K dan meminta Komisi V DPRD NTT segera bertemu dengan pemerintah untuk kepastian nasib kami honorer K2 yang sudah puluhan tahun mengabdi untuk bangsa ini. Bahkan ada yang sudah 26 tahun. Jadi sebaiknya langsung diangkat jadi PNS karena kami sudah ikut tes pada 2013 lalu," bebernya.

Sementara itu, Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmi Sianto, SE, MM mengatakan, pemprov NTT segera menyiapkan data Tenaga Honorer K2 Se-NTT yang valid untuk dijadikan acuan.

Selain itu, lanjut Jimmi, DPRD dan Gubernur NTT akan bersurat ke MenPAN RB untuk menyampaikan aspirasi dari honorer K2 agar mempertimbangkan kembali PP 36 Tahun 2018 yang membatasi pengangkatan honorer K2 usia 35 tahun.

"Kita juga akan berkonsultasi dengan KemenPAN RB dan Kepala Staf Kepresidenan, Pak Moeldoko saat Kunjungan kerja (kunker) nanti ke Jakarta biar persoalan ini cepat terselesaikan," ungkap Calon Anggota DPD RI Dapil NTT tersebut.

(Hendrik)

KOMENTAR